Rabu, 06 Januari 2016

di buy malah ngesell kita sell malah ngebuy ini solusinya



Di buy malah ngesell kita sell eh malah ngebuy, apakah anda sering mengalami ini??????
Atau mungkin bolak balik mengalami ini????hehehehe tidak tidak becanda.


Ok mungkin dari kita sering mengalami seperti itu tapi jangan khawatir karna sebentar lagi kita akan mengetahui gimana caranya agar tidak terjebak dalam posisi yang salah.

Dari arikel sebelumnya saya sudah membahas tentang bagaimana arah trend "waoo dengan alat trading ini kita bisa tau kemana arah market saat ini"

Tapi gimana untuk entri poinnya????ya tidak salah lagi dengan mempelajari pola candlestick kita bisa mengetahui kapan kita harus open atau harus close.

Candlestick adalah jenis grafik yng banyak dipakai oleh para trader karena selain menampilkan bentuk yang enak dilihat juga karena informasi yang ditampilkan candlestick cukup jelas dan lengkap.

Bagi trader pemula biasanya bergairah bahkan sibuk menghafal bentuk dan nama candlestick serta fungsinya untuk menentukan arah grafik selanjutnya, informasi yang mengharuskan anda tahu nama dan bentuk candlestick itu memang tidak salah. Namun juga tidak terlalu benar, karena dengan banyaknya bentuk dan nama candlestick, tentu menghafalnya akan menjadi sangat sulit. Apalagi bagi calon trader yang usianya sudah cukup lanjut, tentu tidak mudah untuk melakukan itu.

jadi, apa cara terbaik memahami candlestick ?

Cara untuk memahami candlestick yaitu dengan membaca bentuk candle untuk mencari tahu tenaga apa yang sedang menguasai market, apakah tenaga Beli atau tenaga Jual.

Dengan kita tahu tenaga apa yang sedang memegang kendali harga, maka kita bisa mengambil keputusan untuk melakukan transaksi. Karena rumus gerakan grafik yaitu :

“ Market akan terus bergerak lurus sesuai tenaga yang mendominasi “

Jika tenaga yang mendominasi pasar adalah tenaga BUY, maka grafik harga akan terus NAIK selama tenaga Sell belum mampu mengalahkan tenaga buy , atau tenaga Sell belum bisa mengambil alih pasar.

Sebelum bicara lebih jauh tentang belajar candlestick forex dari sudut pandang tenaganya, mari pelajari bentuk dan nama candlestick dulu. Kami tidak menganjurkan anda menghafalnya, cukup anda tahu saja.

Inilah contoh nama dan bentuk candlestick :

1. Candlestick Marubozu



Marubozu adalah candlestick dengan badan panjang dan tanpa ekor.

Jika hanya 1 candlestick, Marubozu menunjukan bahwa dalam satu periode time frame, hanya ada 1 pihak yang mendominasi market dengan kuat tanpa ada perlawanan dari pihak lain.

Arah grafik selanjutnya setelah muncul marubozu white adalah cenderung terus naik.

Arah grafik selanjutnya setelah muncul marubozu Black adalah cenderung turun.

2. Candlestick Bullish Engulfing



Bullish engulfing adalah bentuk candle yang tersusun dari 2 buah candlestick yaitu candlestick pertama berbadan pendek dengan arah turun, dan candlestick kedua berbadan panjang yang arahnya Naik.

Candlestick bullish engulfing menunjukan kemampuan membalik arahkan keadaan dari yang sebelumnya turun.

Arah selanjutnya setelah muncul bullish engulfing ini adalah terus naik.

3. Candlestick Spinning Tops



Spinning Tops adalah candlestick dengan badan pendek dan ekor panjang baik ekor atas maupun ekor bawah.

Jika hanya 1 candlestick, Spinning Tops menunjukan bahwa dalam satu periode time frame, kedua belah pihak sama-sama aktif dan kuat, sehingga bisa dibilang bahwa candlestick spinningtop ini adalah candlestick hasil seri.

Arah grafik selanjutnya belum jelas. Karena kedua pihak sama-sama kuat dan belum terlihat ada yang kalah.

4. Candlestick Doji


Doji adalah bentuk candlestick dimana nilai harga pembukaan dan harga penutupan hampir sama.

Jika hanya 1 candlestick, Doji menunjukan kondisi bahwa kedua belah pihak ( buyer dan seller) sama tidak bergairah bertransaksi sehingga pasar menjadi sepi, akibatnya gerakan harga tidak jauh.

Arah grafik selanjutnya belum jelas, karena market masih sepi.

5. Candlestick Dragonfly dan GraveStone


Candlestick Dragonfly adalah candle doji dimana harga pembukaan,penutupan dan harga tertinggi memiliki nilai sama, disertai ekor bawah yang panjang.

Candlestick Gravestone adalah candle doji dimana harga pembukaan,penutupan dan harga terendah memiliki nilai sama, disertai ekor atas yang panjang.

Jika hanya 1 candlestick, dragonfly dan Grave stone menunjukan akan terjadi pembalikan arah.

6. Candlestick Hammer dan Hanging man


Hammer adalah bentuk candlestick yang muncul setelah trend turun, dimana badannya kecil namun memiliki ekor bawah panjang.

Hanging man adalah bentuk candlestick yang muncul setelah trend naik, dimana badannya kecil namun memiliki ekor atas yang panjang.

Baik candlestick hammer dan hanging man menunjukan bahwa harga terjadi pembalikan arah.

7. Candlestick Harami  


Candle harami adalah bentuk candlestick yang tersusun dari 2 candle, dimana candle pertama berbadan panjang, sedangkan candle kedua berbadan kecil serta posisinya berada di dalam badan candle pertama ( seperti bayi berada di perut ibunya, oleh karena itu candle harami ini disebut juga candle hamil).

Candlestick harami ini menunjukan adanya pelemahan, sehingga kemungkinan selanjutnya terjadi pembalikan arah.

 8. Masih banyak nama dan bentuk candlestick lainnya

Selain 7 buah contoh nama dan bentuk candlestick diatas, sebenarnya masih banyak lagi. Jumlah mencapai ratusan buah, karena setiap bentuk baik yang tersusun dari 1 candle sampai 3 candle memiliki nama masing-masing.

Dengan banyaknya bentuk dan nama candlestick tersebut maka tidak mungkin kita menghafalkannya.

Jadi harus bagaimana ?

Kami telah mengamati gerakan candlestick, dan dapat disimpulkan bahwa bentuk candlestick itu digolongkan menjadi :

1. Candlestick Penerusan

2. Candlestick Pelemahan

3. Candlestick Pembalikan

Candlestik penerusan berarti bahwa jika candlestik itu muncul maka trend akan terus berlanjut. Ciri candlestick penerusan ini adalah badan candlestik yang cukup panjang dibandingkan candle sebelumnya

Candlestik pelemahan berarti bahwa jika candlestik itu muncul menandakan trend sedang melemah. Setelah pelemahan ini kecenderungannya trend balik arah atau menjadi datar. Ciri candlestick pelemahan ini adalah badan candlestick lebih pendek dari candle sebelumnya.

Candlestick pembalikan berarti jika candlestik itu muncul maka arah trend akan berganti. Ciri candlestick pembalikan ini adalah badan candle terakhir MENUSUK (piercing) atau MELEWATI (engulfing) badan candle sebelumnya.

4 komentar:

  1. kurang lengkap materinya,, tidak menjelaskan kpn kita harus entry dan seberapa byk ambil profit

    BalasHapus
  2. Di tiap tiap pola candle terbentuk dijelaska bahwa jika terjadi candle tersebut akan bagaimana jd itu bisa dijadikan acuan kpan kita harus buy atau sell setelah melihat adanya candle candle yang sudah dijelaskan diatas trimakasih

    BalasHapus
  3. Hi,
    Perkenalkan nama saya Siti, Saya adalah manager development dari ForexMart. Kami melihat website anda dan kami tertarik umendiskusikan kerjasama kemitraan dengan Anda.
    Boleh saya minta kontaknya untuk menjelaskan lebih lanjut atau anda bisa langsung menghubungi saya ke kontak saya dibawah ini.

    Sincerely
    Siti
    Business Development
    ForexMart www.forexmart.com
    siti@forexmart.com 
    Skype – siti_0623
    WA - +62 821-1275-7858

    BalasHapus
  4. Telah lama gabung di ACY ini memang dimana broker terbaik, dengan telah memberikan segala fasilitas terbaik, tingkat dana trading terpercaya, eksekusi yang super cepat, layanan ramah benar benar puas dan bangga telah hadirnya broker ACY ini membuat ane dapat trading dengan nyaman dan aman. ACY memang is the best broker

    BalasHapus